Meninggalkan Pakaian Mewah Karena Tawadhu’


πŸ‘‘ MENINGGALKAN PAKAIAN MEWAH KARENA TAWADHU’πŸ‘‘

Ustadzah Arfah Ummu Faynan, Lc

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang meninggalkan (menjauhkan diri dari) suatu pakaian (yang mewah) dalam rangka tawadhu’ (rendah hati) karena Allah, padahal dia mampu (untuk membelinya / memakainya), maka pada hari kiamat nanti Allah akan memanggilnya di hadapan seluruh makhluq, lalu dia dipersilahkan untuk memilih perhiasan / pakaian (yang diberikan kepada) orang beriman, yang mana saja yang ingin dia pakai.”

**********
Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam “Shahih Al-Jami'” 6145
**********

FAWAID HADITS:

πŸ‘‘ Hadits ini TIDAK menunjukkan tercelanya memakai pakaian mewah, namun sebagai motivasi untuk zuhud & tawadhu’ (rendah hati).

πŸ‘‘ Meninggalkan pakaian mewah bukan karena tak mampu, namun karena tawadhu’.

πŸ‘‘ Jika meninggalkan pakaian mewah yang mampu dia beli, namun bukan dalam rangka tawadhu’, maka tidak ada keutamaannya.

πŸ‘‘ Meninggalkan pakaian mewah bukan berarti memakai pakaian compang-camping, namun maksudnya adalah “sederhana” (sedang-sedang saja) dalam berpakaian.

Wallahu a’lam.

@kajianislamchannel

Sumber : https://telegram.me/kajianislamchannel/213

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.